KPU Pamekasan Ikuti Konsolreg 2 di Manado

MANADO- Dalam rangka mengevaluasi program sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat pada pemilu 2019 dan pemilu 2020, KPU RI melaksanakan Konsolidasi Regional (KonsolReg) tahap 2 yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara. Sebelumnya, KPU RI juga menyelenggarakan acara yang sama (KonsolReg 1) yang diadakan di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kegiatan KonsolReg 2 kali ini berlangsung selama 3 hari, 12 - 14 September 2019 dengan peserta dari seluruh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dari Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua dan Jawa Timur.
Acara evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam KonsolReg 2 ini diawali dengan pembukaan oleh Ketua KPU RI, Bapak Arief Budiman, di Grahadi Gubernur Sulawesi Utara bersama Ketua Komisi II DPR RI, Ketua DKPP RI, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, sebagian Komisioner KPU RI, Anggota Bawaslu RI dan seluruh Komisioner KPU Provinsi dan Komisioner Kabupaten/Kota sesuai Provinsi di atas.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua KPU RI menyatakan bahwa "Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh KPU RI angka partisipasi masyarakatnya sangat baik dan melebihi target nasional 77.5 %. Tentu ini merupakan salah satu indikator kesuksesan Pemilu kita yang harus dipertahankan dan dikembangkan lebih baik lagi". Kesuksesan ini bukan hanya kesuksesan KPU RI, tapi adalah kesuksesan semua penyelenggara Pemilu, baik Bawaslu, DKPP dan semua KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota di seluruh wilayah NKRI. Tambahnya.
Komisioner KPU Pamekasan, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Fathor Rachman, yang mengikuti acara ini merasa senang dan bahagia atas capaian KPU RI tersebut, karena di KPU Kabupaten Pamekasan, angka Partisipasi Masyarakat pada Pemilu 2019 juga meningkat cukup baik, sehingga "KPU Pamekasan harus berupaya lebih baik lagi ke depannya untuk mengadakan sosialisasi dan pendidikan politik pada masyarakat di Pemilu yang akan datang, supaya partisipasi masyarakat lebi mh meningkat lagi sesuai arahan KPU RI tersebut." (FthR)