341.677 Pemilih Laki-laki dan 364.672 Perempuan Ditetapkan dalam Pleno Pemutakhiran DPB

PAMEKASAN- Sebagai bentuk pelaksanaan terhadap SE Ketua KPU RI Nomor:181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), KPU Kabupaten Pamekasan untuk yang ketiga kalinya melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan PDPB untuk Periode September 2020.

Rapat Pleno Terbuka tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (08/10/2020) bertempat di Ruang Pertemuan KPU Pamekasan dan dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan) karena membatasi jumlah kerumunan massa di tengah pandemi covid-19.

Peserta luring terdiri dari Komisioner dan Sekretaris KPU Pamekasan, Perwakilan Bawaslu Kabupaten Pamekasan dan Dinas Dispendukcapil Kabupaten Pamekasan yang dihadiri langsung oleh kepala Dinasnya, Bapak Ach. Faisol. Sedangkan peserta daring merupakan ketua atau pimpinan Partai Politik, yang diikuti sebanyak 8 pimpinan politik, yaitu PDIP, PAN, Golkar, PPP, PBB, Gerindra, Demokrat dan NasDem.

Dalam Pleno Terbuka penetapan PDPB bulan September 2020 tersebut ditetapkan jumlah pemilih sebanyak 706.349 pemilih dengan rincian Pemilih laki-laki sebanyak 341.677 dan Pemilih perempuan berjumlah 364.672. Pemutakhiran DPB ini dilakukan setelah KPU Pamekasan melakukan pencarian data dengan cara melakukan kerjasama dengan beberapa Kepala Desa serta instansi terkait yang bisa memberikan data secara valid terkait warga yang sudah meninggal dan warga yang telah masuk usia 17 tahun sebagai pemilih pemula.

Menurut Ketua KPU Pamekasan, melalu divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Ibnun Hasan Mahfud, mengatakan bahwa "dalam bulan September kemarin, kami KPU Pamekasan melakukan sejumlah kerjasama dengan beberapa kepala desa, ada 8 kepala desa yang telah diajak kerjasama oleh KPU untuk selalu memberikan informasi atau data terbaru terkait perkembangan warganya. Tentu saja kerjasama ini akan dilakukan juga dengan kepala desa yang lain." Paparnya.

Sementara itu, pihak Bawaslu Kabupaten Pamekasan, yang diwakili oleh salah satu komisioner, Khatim Ubaidah mengatakan bahwa "secara prinsip, Bawaslu akan selalu mendukung langkah-langkah inisiatif yang dilakukan oleh KPU Pamekasan dalam hal PDPB ini, sehingga persoalan DPT dalam setiap Pemilihan yang biasanya sering menjadi sorotan Peserta Pemilu dapat diminimalisir." Harapnya.

Dukungan yang sama dalam kegiatan PDPB ini dinyatakan juga oleh Kepala Dinas Dispendukcapil Kabupaten Pamekasan, Bapak Ach. Faisol yang mengatakan bahwa "inisiatif KPU Pamekasan dengan cara meng-update data pemilih dengan cara menjemput bola ke desa-desa ini tentu merupakan langkah yang bagus, sehingga jika ada persoalan validitas data kependudukan di desa, kami akan berusaha membantu untuk memverifikasi dan memvalidasinya sehingga data warga betul-betul sesuai dengan data real di lapangan. Karena prinsipnya, kami Dispendukcapil itu sebenarnya sangat mengharap partisipasi dan keaktifan masyarakat, khususnya kepala desa untuk melaporkan perkembangan data warganya, baik yang telah meninggal dan sebagainya, sehingga kami akan melakukan pencatatan secara benar, filosofi nya kan begitu, kami akan mencatat setiap kelahiran dan menghapus warga yang sudah meninggal." Jelas Mantan Kepala Dinas PMD Pamekasan ini.

Terkait PDPB ini semua pimpinan Parpol yang mengikuti Rapat Pleno Terbuka ini sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, asalkan terus dilakukan secara transparan dan terbuka, sehingga persoalan DPT nanti dalam setiap Pemilihan tidak selalu menjadi sorotan masyarakat. (FthoR)